1 Juli Momentum Perenungan Penderitaan Rakyat Papua

Tanggal 1 Juli yang tidak lain identik dengan salah satu hari Organisasi Papua Merdeka (OPM) di masa...

Tanggal 1 Juli yang tidak lain identik dengan salah satu hari Organisasi Papua Merdeka (OPM) di masa lalu, selain hari Bhayangkara Polri, maka pada tahun ini akan diperingati oleh rakyat Papua dalam bentuk ibadah dan doa renungan penderitaan rakyat Papua. Kegiatan ini akan berlangsung di beberapa tempat di Tanah Papua seperti, Jayapura, Sorong, Nabire, Timika, Wamena dan Merauke.

Menurut Marthen Goo, koordinator pelaksana kegiatan serupa di Jayapura bahwa kegiatan ini dilakukan agar segenap rakyat Papua tidak melupakan berbagai kekejaman aparat keamanan negara di masa lalu, termasuk penderitaan rakyat Papua di masa kini. “Jadi nanti 1 juli kami hanya ingin melakukan ibadah dan doa renungan,” kata dia -sela konferensi pers yang berlangsung di Prima Garden Abepura, Selasa (28/6) kemarin.
Sesuai rencana, kegiatan 1 Juli untukwilayah Jayapura akan dilakukan dalam bentuk ibadah di lapangan makam Theys H. Eluay di Sentani. Ketika ditanya soal apa yang melatarbelakangi penderitaan rakyat Papua selama ini, Marthen menuturkan bahwa sebelum hadir bangsa-bangsa asing dari luar yang menginginkan kekayaan SDA Papua, keberadaan penduduk pribumi (asli) negeri ini telah ribuan tahun lamanya berdiam dengan menikmati sepuasnya kekayaaan yang mereka miliki.

Kekayaan itu berupa hasil hutan, dusun sagu, hewan buruan dan hasil laut, termasuk menghirup udara kebebasan yang diberikan Tuhan. Namun dengan hadinrya bangsa-bangsa dari luar yang tergiur SDA Papua, maka sejak itulah dimulainya fase penjajahan dan penindasan yang berakibat penderitaan panjang terhadap rakyat Papua hingga hari ini. “Sejak awal orang Papua dianggap sebagai manusia primitif dan terbelakang sehingga tidak layak menjadi bangsa merdeka,” ungkapnya.
Dijelaskan bahwa kondisi demikian lantas memunculkan konspirasi politik dengan latar belakang kepentingan ekonomi, imperialisme dan kepentingan geo politik dunia untuk menguasai wilayah Papua. “Seakan-akan negeri ini tidak bertuan sehingga layak menjadi rebutan bangsa-bangsa di dunia. Akhirnya sejak awal wilayah Papua tidak luput dari skenario politik global dan konspirasi yang saat itu melibatkan PBB, Amerika Serikat, Inggris, Belanda dan Indonesia,” tegasnya.
Dengan jalan itu, kata dia, wilayah Papua lalu dianeksasi melalui invasi militer yang dinamakan Operasi Mandala 1962 dan berbagai operasi militer ikutan di awal 1960-an, hingga rekayasa pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969. Termasuk berbagai operasi-operasi militer untuk meredam tuntutan rakyat Papua mengenai hak-hak mereka, termasuk hak menentukan nasib sendiri.

Ketika ditanya soal tujuan kegiatan, Marthen Goo yang juga seorang aktivis ini mengatakan kegiatan berbentuk doa dan renungan penderitaan tersebut dimaksduakan agar menjadi momen untuk mendorong proses rekonsiliasi terwujudnya persatuan rakyat Papua dalam melawan ketikadilan dan penindasan. Disamping demi mewujudkan cita-cita perjuangan yang diimpikan rakyat Papua selama ini.

Menurut rencana, kegiatan ibadah renungan penderitaan yang juga akan dilaksanakan di sejumlah daerah ini , akan dikoordinir oleh Koalisi Nasional Papua Barat untuk Pembebasan (KNPBP) atau West Papua National Coalition For Liberation (WPNCL). Organisasi ini telah hadir beberapa tahun lalu yang didalamnya melibatkan sejumlah elemen pergerakan dan perjuangan rakyat Papua.

Karena kegiatan ini hanya berbentuk ibadah dan doa, maka Elias Petege, yang juga anggota panitia kegiatan ini mengharapkan agar seluruh warga masyarakat tidak perlu terprovokasi dengan wacana-wacana yang menyesatkan. “Kami mengharapkan partisipasi rakyat Papua dalam kegiatan ini dan selanjutnya meminta ada jaminan keamanan dari aparat keamanan,” tambahnya. (JH/ADLP) 


Souce: ALDEPE

COMMENTS

Beli tiket Online? Ini solusinya.

Name

Amerika Belajar Bukan Puisi Cerita Kaki Kepala Hak Asasi Manusia Human Error Info Seputar Papua Isi Pikiran Jejak Rakyat Papua Legal Issue Lingkungan NKRI Opini Papua Papua 1969 Pendidikan Pengurasan Isi Bumi Papua Pepera Pilihan Sejarah Sosok Timor Leste Tokoh Revolusioner
false
ltr
item
Paschallist Blog: 1 Juli Momentum Perenungan Penderitaan Rakyat Papua
1 Juli Momentum Perenungan Penderitaan Rakyat Papua
http://1.bp.blogspot.com/_gYmcquWu_gA/TElRJ1F-P7I/AAAAAAAAAkI/08luuDfkMuA/s1600/images.jpeg
http://1.bp.blogspot.com/_gYmcquWu_gA/TElRJ1F-P7I/AAAAAAAAAkI/08luuDfkMuA/s72-c/images.jpeg
Paschallist Blog
http://paschall-ab.blogspot.com/2011/06/1-juli-momentum-perenungan-penderitaan.html
http://paschall-ab.blogspot.com/
http://paschall-ab.blogspot.com/
http://paschall-ab.blogspot.com/2011/06/1-juli-momentum-perenungan-penderitaan.html
true
4354402117659953645
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy