Tuesday, March 14, 2017

Terbang Pertama DJI MAVIC Pro Reviewed by Bernard Agapa Date March 14, 2017 Rating: 3

Terbang Pertama DJI MAVIC Pro

Tahun lalu sempat kepikiran beli DJI Phantom 2 yang bekas, tapi saat itu pilihannya jatuh kepada kamera DSLR Nikon D3200.

Kotak Ajaib berisi DJI Mavic Pro






Dua bulan lalu sempat terbangkan drone milik seorang kawan, XIRO - XPLORER V tapi tidak ragu seperti saat gunakan DJI Mavic Pro.

Mavic Pro lebih kecil dan lebih lengkap fiturnya dari Xiro Xplorer yang produksi China, sekalipun dalam beberapa hal bisa disandingkan. Ya.. lumayan sih, untuk dapatkan drone ini tentu musti menabung beberapa tahun. kwkwkk. karena setara harga New-Vixion bekas, sekitar 15.000.000,-. Merasakan sensasi drone ini hanya karena kebetulan kantor beli untuk kepentingan kerja dan akhirnya saya bisa first flight drone ini.

Kehadiran DJI Mavic ini tentu bagian dari produksi drone semakin cerdas dengan bentuk yang semakin kecil. DJI Mavic, Quadcopter berukuran kecil ini bisa dikatakan kemampuan hampir sama seperti DJI Phantom 4 dan fitur-fitur tambahan lain, memang benar-benar produk yang fantastis.

Dji Mavic di pasaran beredar dua jenis, Combo dan Non Combo. Combo dengan paket flymore, dan non combo hanya dapat bawaan dalam kardus, artinya Combo lebih lengkap dengan sparepartnya.


Isi paket DJI Mavic Non Combo

Selain ukuran yang mungil, beberapa fitur yang tersemat di drone pabrikan DJI ini memang patut diajungi jempol. Ada pun fitur-fitur tersebut diantaranya, mampu terbang hingga kejauhan 7,5 km, dengan kecepatan maksimal bisa mencapai 65 km/jam. Drone dari DJI ini juga dapat tracking dan mengikuti penggunanya, kemampuan ini tidak ada pada GoPro Karma. Fitur lainnya yang juga tidak ada di drone GoPro adalah kemampuan menghindari halangan saat terbang, seperti yang ada pada DJI Phantom 4. Dan untuk ukuran mini drone, Mavic menang diketahananan baterainya yang berada di angka 27 menit, jika dibandingkan dengan panthon 3 atau 4. Drone ini punya 2 sensor anti tabrak, jadi tak perlu takut untuk terkena tembok kecuali faktor human error.


Ukuran kepalan tangan

Pertama kali sentuh remote controlnya terasa pegang Posel Nokia N-Gage, cukup kecil tapi kaya akan fitur. Ada fitur beginer hingga prof, drone ini juga bisa follow mode. Desainnya lebih kompak dan dilengkapi tempat untuk meletakkan smartphone di bagian bawah controller. Smartphone ini dapat juga digunakan untuk mengontrol drone. Anda cukup menyentuh layar smartphone untuk mengendalikan Mavic.

Sedikit mirip N-Gage

Kamera yang tersemat di drone ini 4K dan dilengkapi dengan gimbal yang mungil 3D Axis. Banyak kelebihan yang terdapat pada drone yang bisa dilipat ini dan saya sendiri belum banyak mengekspolarasinya. Silahkan bica browsing di Mbak Google, eh.. Mbah Google alias tete google, atau bisa sekalian beli.

Terbang perdana hanya 10 meter dari tanah

Nah, pertama coba terbang drone hasil rekamanya ini gambarnya sangat buruk.. kwkwkw... karena ternyata lupa kalibrasi gimbal dan remote. Beberapa video hasil rekamannya juga cukup baik, namun akan lebih baik jika terus berlatih agar mahir menggunakan drone ini.


Akhirnya mengudara dengan DJI Mavic.

Jadi recomended untuk miliki drone ini, sesuai isi kantong juga. Tak hanya Mavic, tapi bisa mencoba RC Copter lainnya. Oh iya, Xiro Xplorer V juga cukup standar untuk bersenang-senang. Dan konon menurut orang seharga motor Supra Lama.


2 komentar


EmoticonEmoticon