Komnas HAM: Freeport Simbol Kolonialisme di Papua

Freeport merupakan Perusahaan Asing pertama yang masuk dibawah UU PMA 1967. Saat itu Papua bukan wilayah hukum Indonesia.


Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai beroperasinya PT Freeport Indonesia sebagai simbol kolonialisme di Papua. Komnas menilai perusahaan asal Amerika Serikat ini sebagai sumber masalah di Papua.

Kasus Freeport tidak hanya menjadi masalah bagi masyarakat suku Komoro dan Amungme. “Dimensi persoalannya luar biasa. Freeport sudah melanggar hak masyarakat Papua,” kata Wakil Ketua Komnas HAM M Ridha Saleh pada diskusi di kantor Wahana Lingkungan Hidup Indonesia di Jakarta, Selasa (1/12/09).

Menurut Ridha, dalam kasus PT Freeport setidaknya terjadi sejumlah aspek pelanggaran HAM. Antara lain perusakan lingkungan, perampasan hak masyarakat adat, dan keterlibatan aparat bersenjata.

“Banyak peristiwa yang tidak bisa diungkap ke publik. Bahkan, ketika kami menemukan ada tailing (limbah tambang), Kementerian Lingkungan Hidup tidak berani mengatakan itu pencemaran,” ujar Ridha.

Berdasarkan data Walhi, limbah tambang PT Freeport mencapai 300.000 ton per hari. Walhi mendesak pemerintah menutup pertambangan tersebut. “Salah satu solusi adalah mengurangi pengeboran atau menutup Freeport,” kata Pius Ginting, Pengkampanye Isu Tambang dan Energi Walhi.


Johnson Panjaitan, praktisi hukum yang kerap melakukan advokasi kasus Papua, menilai pelanggaran PT Freeport dapat diselesaikan jika kasus dibawa ke tingkat internasional. “Jangan tergantung pada institusi di Indonesia. Orang Papua harus terus mengorganisir diri,” katanya. (B.A)

COMMENTS

BLOGGER: 3
Loading...

Beli tiket Online? Ini solusinya.

Name

Amerika Belajar Bukan Puisi Cerita Kaki Kepala Hak Asasi Manusia Human Error Info Seputar Papua Isi Pikiran Jejak Rakyat Papua Legal Issue Lingkungan NKRI Opini Papua Papua 1969 Pendidikan Pengurasan Isi Bumi Papua Pepera Pilihan Sejarah Sosok Timor Leste Tokoh Revolusioner
false
ltr
item
Paschallist Blog: Komnas HAM: Freeport Simbol Kolonialisme di Papua
Komnas HAM: Freeport Simbol Kolonialisme di Papua
Freeport merupakan Perusahaan Asing pertama yang masuk dibawah UU PMA 1967. Saat itu Papua bukan wilayah hukum Indonesia.
https://3.bp.blogspot.com/-dssKoNNAqY0/WB6YYb3nOXI/AAAAAAAAHBA/aM6FAN41_moGM53bihyjeqt80Afe007iwCLcB/s400/Freeport%2BPapua%2BIndonesia.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-dssKoNNAqY0/WB6YYb3nOXI/AAAAAAAAHBA/aM6FAN41_moGM53bihyjeqt80Afe007iwCLcB/s72-c/Freeport%2BPapua%2BIndonesia.jpg
Paschallist Blog
http://paschall-ab.blogspot.com/2010/01/komnas-ham-freeport-simbol-kolonialisme.html
http://paschall-ab.blogspot.com/
http://paschall-ab.blogspot.com/
http://paschall-ab.blogspot.com/2010/01/komnas-ham-freeport-simbol-kolonialisme.html
true
4354402117659953645
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy